My Diary.
to Share my Life Events

Langit-langit

Langit-langit, 
ya bukan langit, 
hanya langit-langit...

Pernahkah memandangnya?
Berbaring di lantai, menatap ke atas, menatap langit-langit
Damai rasanya
Terlebih jika sedang gundah, sedih, atau rindu
Tiba-tiba muncul wajah orang yang begitu diharapkan, 
siapa saja yang sedang dipikirkan
Seolah kemudian tersenyum dan menyapa,
atau menyampaikan kalimat yang menenangkan jiwa...

Aku pun tersenyum, lalu bangkit dengan lebih bersemangat

Dia dekat, mereka dekat
Meskipun berada entah dimana
Walaupun jauh atau menjauh
Sebenarnya dekat, dalam bilik hati yang tak akan pergi

Ya, tak sejauh langit, tapi sedekat langit-langit...
Riyuni Asih Riyuni Asih Author

Instagram @riyuniasih

Riyuni's Facebook

Popular Posts

Translate

Total Pageviews

NetworkBlogs