Dia...
8:08 AM
Jam telah menunjukkan pukul 02.00
dini hari, dan kami seakan belum puas duduk berbincang di gazebo belakang rumah sedari pukul 21.00. Dua cangkir cokelat panas telah aku habiskan, dan dua
cangkir kopi panas telah membuatnya terjaga sampai malam.
Mulut ini seperti tak mau
berhenti bicara.
Telinga ini seolah tak kuasa
untuk tak mendengar.
Senja
2:34 AM
Aku duduk membonceng sepeda motor
yang dikendarai Bapak sore ini. Melewati ruas jalan perbatasan yang tak luas
namun indah menawan. Mataku tak hentinya memandang ke arah barat. Menatap
merahnya langit yang mampu membawa pikiran menerawang, hati bergejolak, dan
airmata yang berontak ingin keluar. Awan-awan berwarna abu-abu menyeruak
diantara jingga angkasa. Menambah ketertarikanku untuk terus menikmati pesonanya.