My Diary.
to Share my Life Events

Teh Panas

Bapak dan Ibu saya dulu sering saya tegur karena setiap hari selalu minum teh panas, lebih banyak dari minum air putih nampaknya. Pagi-pagi, di meja selalu telah siap teh panas. Ibu saya membuatnya untuk dirinya sendiri dan tentunya untuk Bapak. Sore dan malam pun demikian. Bapak bahkan sering bilang "tidak mantap kalo tidak minum teh". Saya hanya sesekali saja minum, lebih banyak mengkonsumsi air putih.

Beberapa waktu terakhir, entah kapan mulainya, saya mulai menikmati minum teh panas. Teh manis panas maupun teh tawar panas. Sepertinya sejak saya di Jakarta, sering makan di restoran fastfood. Softdrink yang banyak ditawarkan tidak bisa beradaptasi dengan perut saya secara baik sehingga saya selalu memesan minuman panas. Teh panas adalah pilihan tepat. Dan kini saya mulai menikmatinya meskipun saya sekarang justru sering balik ditegur atas kegemaran baru ini, air putih tetap harus lebih banyak dikonsumsi. 

Kini saya tahu kenapa Ibu dan Bapak begitu menikmati teh panas...

Teh panas itu menenangkan...
Teh panas itu melegakan... 



  •  
Riyuni Asih Riyuni Asih Author

2 comments :

Instagram @riyuniasih

Riyuni's Facebook

Popular Posts

Translate

Total Pageviews

NetworkBlogs