FRIKI 2x KETINGGALAN KERETA
11:50 PM
Cerita ini sebenarnya sudah lewat beberapa minggu yang lalu, tanggal 14-15 April 2012. Tiba-tiba saja suatu hari sahabat saya, mengirimkan sms menanyakan alamat di Jakarta. Kebetulan saya tau daerahnya. Nah kemudian dia datang ke tempat saya di Jakarta Sabtu pagi-pagi sekitar jam 04.30 naik ojek dari stasiun Pasar Senen. Bahagiaaaa banget rasanya hehehe bak bertahun-tahun tidak berjumpa :D (padahal seminggu sebelumnya kami jumpa di Jogja looh).
Friki ada acara di Jalan Lada, dekat stasiun Kota, nah dari tempat saya bisa naik kereta Commuterline dari Stasiun Pondok Jati, transit dulu ke Jatinegara lalu ganti kereta di Jatinegara langsung Stasiun Kota (saya tau rute ini setelah saya menaikinya, bermodal PEDE aja tanya ke tukang loket dan teman) :P. Jam 11 kami keluar dari rumah menuju stasiun Pondok Jati, eehhh... sampai di sana KETINGGALAN KERETA karena kereta baru saja berangkat (kami lihat tuh ekor keretanya). Sudah jam 11, dan acaranya Friki jam 13.00, akhirnya diputuskan naik Trans Jakarta saja, lalu kami berjalan ke halte yang tidak terlalu jauh juga dari lokasi tempat tinggal saya. Saya antar Friki sampai loket halte, membelikannya tiket, dan tanya petugas kalo mau ke stasiun Kota nanti naik yang mana dan transit dimana saja. Setelah itu saya "lepas" lah sahabat saya ini seorang diri. Selamat berjuang kawan :D
Friki selesai acara jam 15.30 WIB, nah setelah sholat ashar, saya menyusulnya dengan kereta (pertamanya saya naik commuterline), dari stasiun Pondok Jati ke stasiun Jatinegara, lalu ganti ke jalur 2 ganti kereta, berhubung hari Sabtu jadi sepi :). Sampai deh di stasiun Kota, keluar lalu mencari Friki yang sedang nungguin saya. Saya lihat dia pakai jaket orange duduk sendirian di tengah stasiun sambil pegang HP (persis anak ilang), dia sms bertanya sudah sampai belom. Saya diam-diam memotretnya hehehhe... eeehhh dia nengok deh :P.
Anak ilang di stasiun
Kami lalu melanjutkan perjalanan dengan angkot ke ITC Mangga Dua. Modal lihat map di handpone dan tanya tukang angkot (sopir angkot maksudnya). Kami akhirnya jalan-jalan lah di ITC Mangga Dua, setiap lantai kami putari, niatnya pengen belanja baju, tapiiii tidak sehelai benang pun kami dapatkan :P Saat-saat seperti itu, kami berharap ada seorang sahabat kami ikutan belanja Amelia Oktaviani. Dijamin pasti dapet banyak deh kalo dia yang belanja :D tapi yang kami dapet cuma segelas es cendol dan sebotol air mineral. Ckckckckc.... siapa yang salah ya neng? :p
Lalu sampai ITC mau tutup, kami melanjutkan perjalanan ke Mangga Dua Square dengan angkot lagi. Di sini pun hampir sama, belum juga dapet apa-apa kecuali Es Teller 77, nasi goreng, dan nasi ayam :D. tapi di detik-detik terakhir, dapet juga deh si eneng Friki belanjaan baju uhuuuy...tapii saya cuma dapet 1 baju untuk adik saya huhuhuhu.... Pulangnya kami berpetualang naik Trans Jakarta :D
mejeng di jembatan penyeberangan
Paginya, Friki pulang ke Jogja naik kereta yang jam 7.45. Nah, dari tempat saya, kami jalan kaki ke stasiun Pondok Jati pagi-pagi jam 6.00. Sudah beli tiket kereta, sedang menunggu kereta datang sebentar lagi, eehh...tiba-tiba Friki bilang "Neng, hape ku yang Nokia dimana ya?", lalu kujawab "Lha tadi taruh dimana?". "Sepertinya ketinggalan di kamarmu deh"... wuiingg....jess..jesss..jesss....kereta commuterline yang kami tunggu sudah terlihat datang, lalu kubilang sama Friki "Kamu ke stasiun Senen duluan aja neng, biar aku yang ambil HP nya nanti aku susulin, kalo enggak kesusul besok aku kirimin ke Jogja". Lalu Friki pun bersiap naik, eehhhh waktu kereta datang dia enggak buru-buru naik (dikiranya pintunya tidak secepat itu nutupnya) lalu menutuplah otomatis itu kereta dan FRIKI KETINGGALAN KERETA LAGI! ckckckck....piuh...
Kami pun berjalan pulang mengabil HP yang benar ada di kamar. Balik lagi ke stasiun. Beberapa saat menunggu, tibalah kereta yang kami nanti. Sedikit kurang beruntung, KRL yang kami naiki tergolong bukan yang bagus, kursinya keras, keretanya kotor, enggak ada AC, penumpangnya serem-serem, dan pake mogok segala pula di setiap pemberhentian :( piuuuhhh....semoga enggak ketinggalan kereta yang ke Jogja. Akhirnya sampai juga si stasiun Pasar Senen. Demi menghindari ketinggalan kereta, kami bertanya dan langsung stanby di dekat jalur 3. Begitu kereta datang, si eneng Friki langsung naik. Alhamdulillah... :) Setelah dia pergi, saya balik kembali dengan commuterline, dan kali ini saya duduk lengan di gerbong wanita yang sepi, bersih, kursi nyaman, ber-AC, dan perjalanan yang lancar..hehehe...belum nasibmu mencoba kereta yang bagusan neng...lain kali ke Jakarta lagi yaaa :) kutunggu hehehehe....
Oiya sedikit mengungkapkan rahasia perjalanan kali ini, bercerita dengan gambar saja ya^^
Kami pun berjalan pulang mengabil HP yang benar ada di kamar. Balik lagi ke stasiun. Beberapa saat menunggu, tibalah kereta yang kami nanti. Sedikit kurang beruntung, KRL yang kami naiki tergolong bukan yang bagus, kursinya keras, keretanya kotor, enggak ada AC, penumpangnya serem-serem, dan pake mogok segala pula di setiap pemberhentian :( piuuuhhh....semoga enggak ketinggalan kereta yang ke Jogja. Akhirnya sampai juga si stasiun Pasar Senen. Demi menghindari ketinggalan kereta, kami bertanya dan langsung stanby di dekat jalur 3. Begitu kereta datang, si eneng Friki langsung naik. Alhamdulillah... :) Setelah dia pergi, saya balik kembali dengan commuterline, dan kali ini saya duduk lengan di gerbong wanita yang sepi, bersih, kursi nyaman, ber-AC, dan perjalanan yang lancar..hehehe...belum nasibmu mencoba kereta yang bagusan neng...lain kali ke Jakarta lagi yaaa :) kutunggu hehehehe....
Oiya sedikit mengungkapkan rahasia perjalanan kali ini, bercerita dengan gambar saja ya^^
