Beautiful Belitung
9:20 AM
Saya mengetahui indahnya
Pulau Belitung atau Belitong pertama kali adalah dari novel Laskar Pelangi,
yang kemudian lebih tergambar dalam filmnya. Saat itu, saya membayangkan dapat
berada di tempat itu dan merasakan atmosphere Ikal yang berjuang dengan teman-teman
sekolahnya di SD Muhammadiyah Gantong. Kemudian berpikir, kapan ke sana ya?
Hmmm…😥
Lalu setelah lebih
dari 10 tahun, akhirnya Saya bisa mengunjungi pulau yang kini dikenal sebagai
Negeri Laskar Pelangi. Senang?? Iya donkk… :D Saya mau cerita sedikit
pengalaman ketika berada di Belitong, cekidot yaaa… hohohoho….😉
1. Museum Kata Andrea Hirata
Museum
yang didirikan oleh Andrea Hirata pada tahun 2010 ini merupakan museum literasi
pertama di Indonesia. Berlokasi di Jl. Laskar Pelangi 10, Gantong, Belitong, dimana
merupakan daerah anak-anak Laskar Pelangi berasal. Tapi memang kalau dari
bandara, lokasi lumayan jauh sih di Belitung Timur… Sehingga kalau naik
kendaraan umum, Saya kurang tau naik apa ke sana hoho.
Museum
ini colorful, sehingga sangat mudah dikenali dan sangat menarik untuk
berfoto. Banyak sisi yang bisa kita gunakan sebagai latar bergaya. Namun,
memang tidak banyak yang bisa dieksplorasi selain deretan kata yang tertulis
dan gambar-gambar di beberapa tempat (namanya juga museum kata) hehhehehe….😝
Ada kopi
spesial juga yang dijual di dalam museum ini, rasanya enak khas kopi Belitong
dan diminum dengan suasana rumah yang klasik.
Untuk
harga tiket masuk, pada bulan Februari 2017 lalu sih Rp50.000,- dengan bonus
buku ringkasan novel Laskar Pelangi.
2. Kampoeng Ahok
Tidak
jauh dari situ ada Kampoeng Ahok, ada rumah Ahok yang dihuni keluarganya dan
tepat di depan rumah tersebut ada rumah panggung yang bisa digunakan untuk
tempat wisata. Tapi saat itu kami hanya lewat saja sih. Trus Saya jadi
penasaran, Pak Ahok dan Bang Andrea ini tinggal berdekatan, mereka pas kecil
saling kenal ngga ya? Atau mungkin Pak Ahok saudaranya Aling? Hahhahaha
imajinasion ilusion banget deh ya 😜
(maaf ya, lokasi tidak difoto karena cuma lewat dan hujan 😁bisa googling ya)
3. Replika SD Muhammadiyah Gantong
Tak
lengkap rasanya kalau bicara Laskar Pelangi tanpa SD Muhammadiyah Gantong yang
legendaris itu. Karena sekolah aslinya sudah tidak ada, yang ada hanya replika
gedung sekolah yang dibangun untuk keperluan syuting film Laskar Pelangi.
Sebenarnya,
ya cuma bangunan sederhana gitu aja sih… tidak terlalu banyak yang bisa dilihat
di sana. Tapi nilai lebihnya adalah sejarah yang ada pada kisah Laskar Pelangi
yang fenomenal. Sehingga, bagi kita yang sudah membaca novelnya atau melihat
filmnya, akan terbawa ke potongan-potongan adegan saat Ikal dan teman-temannya menimba
ilmu di sekolah sederhana itu bersama Ibu Muslimah. Membuat kita lebih
bersyukur dan termotivasi untuk belajar lebih giat lagi… tssaaaaahhhh 😀😀
4. Pantai Tanjung Tinggi
Pantai
Tanjung Tinggi terletak sekitar 31 km dari Kota Tanjung Pandan dan diapit dua
semenanjung, yaitu Tanjung Kelayang dan Tanjung Pendam. Pantai ini juga dikenal
sebagai pantai Laskar Pelangi, karena lagi-lagi digunakan sebagai lokasi
pengambilan gambar untuk film tersebut. Jadi cerita Laskar Pelangi karya Andrea
Hirata tersebut memang berpengaruh signifikan sekali bagi Pulai Belitung, lebih
banyak orang tahu, dan semakin banyak wisatawan berkunjung ke pulau ini. Hebat
yaa… suatu karya bisa berpengaruh sebegitu besar pada kampung halamannya. 😍😍
Pantai
ini sangat menarik karena berpasir putih dan terdapat banyak batu-batu granit
yang sangat besar. Bagus sekali untuk pengambilan gambar maupun sekedar
duduk-duduk santai menikmati indahnya pantai.
5. Pulau Lengkuas
Pulau
Lengkuas ini merupakan Pulau yang paling menarik perhatian Saya, karena selain
pemandangan yang memang baguuuss, kita bisa lihat indahnya laut dan pantai dari
atas lantai 19. Ngerii siih di atas tertiup angin, sambil pegangan pagar
pembatas, tapi terbayar banget dengan pemandangan yang super kereeeennn!!!
Nggak nyesel naik tangga setinggi itu dan cukup membuat ngos-ngosan. Biaya naik
mercusuar ini Rp5.000,-. Setelah capek-capek naik turun tangga, kita bisa
menikmati kelapa muda yang segar di bawah. Berasa di pantai beneran! Ehhhhh 😝😝
Tak jauh
dari pulau, kami snorkling. Saat itu arus sedang deras sehingga membuat kita
terombang ambing. Pemandangan bawah lautnya bagus, meski tak seindah di raja
ampat, karena ikannya kurang warna-warni. Mungkin karena kami berada di spot
yang kurang tepat (tapi banyak wisatawan diarahkan ke sini untuk snorklingnya).
6. Pulau Pasir
Pulau
pasir ini adalah tumpukan pasir di tengah laut yang tampak ke permukaan saat
air laut surut. Jadi kita bisa turun di tengah laut itu trus main-main sambil
lihat bintang laut. Karena banyak orang yang merapat, jadi kurang menarik lagi
deh. Daratan kecil, eh kapal-kapal merapat dengan menurunkan banyak penumpang,
ngga kelihatan deh kalo di situ indah hehehhehee…. 😠😠
Sedihnya
lagi, wisatawan banyak yang asal ambil bintang laut untuk berfoto, padahal
sudah diingatkan untuk tidak memegang bintang laut tersebut.😤
7. Pulau Kelayang
Pulau
Kelayang ini salah satu yang paling dekat dengan pelabuhan penyeberangan, tapi
tidak kalah menarik. Kita dapat melihat tumpukan batu-batu besar yang nampak
gagah bertengger di lautan. Kita bisa juga sedikit berjalan di tengah hutan
kecil di pulau ini lalu naik ke atas batu-batuan, dan mendapatkan pemandangan
yang indah.
8. Oleh-oleh
Untuk
oleh-oleh, jangan khawatir pulang dengan tangan hampa. Pulau ini menawarkan
cukup banyak pilihan oleh-oleh. Tidak hanya satu toko oleh-oleh, tapi ada
beberapa kok, bisa pilih. Ada macam-macam souvenir, rajungan isi (ini enak
banget), kerupuk, keripik, dll.
Secara keseluruhan,
Belitung merupakan tempat wisata yang indah dan layak diperjuangkan untuk balik
piknik ke sana lagi (bagi yang sudah pernah) dan wajib dikunjungi buat yang belum, terutama ke pantai-pantainya.
Beautiful Belitung, Beautiful Indonesia 😍
Salam,
😉Ryu











