My Diary.
to Share my Life Events

Naik Kereta Kelinci

Suatu sore ketika di Kalasan, Saya, Eura, dan Eya naik kereta kelinci yang melintasi kampung. Berdesakan diantara ibu-ibu yang juga mengajak anak atau cucu balita mereka, kami masih tetap bisa menikmati perjalanan. Kereta melaju perlahan di jalan kikis, perbatasan Sleman-Klaten, diantara hamparan tanaman padi yang hijau. Jujur, Saya tak pernah bosan dengan pemandangan itu. Hamparan sawah yang selalu berubah warna tiap musim tanam maupun panennya.

Setelah beberapa saat, kami tiba di timur Taman Wisata Candi Prambanan. Kereta pun berhenti. Ngapain??! Ehm ternyata sengaja berhenti untuk melihat rusa-rusa di dalam taman. Anak-anak beserta orang tuanya berhamburan keluar untuk melihat atau memberi makan rusa dengan kangkung yang dibeli di penjaja. Lalu, tak lupa untuk jajan aneka rupa jajanan yang dijual oleh pedagang keliling yang memang sengaja mangkal di situ. 

Saya, Eura, dan Eya??
Kami tetap stay duduk di kereta, sambil memperhatikan orang-orang yang berteriak kegirangan ataupun merengek minta jajan. Kecuali si kecil Eura yang terlelap di pangkuan saya. Eya juga bijak, mematuhi perkataan Saya untuk tetap di kereta dan tidak minta jajan karena Saya ngga bawa uang, buat bayar kereta aja dipinjemin tetangga soalnya pas lagi main tetiba kereta kelinci lewat  Adik Saya ini udah besar ternyata ya, makin pinter kalo dibilangin (meskipun nggak jarang ngeyelnya) . 

Usai episode jajan menjajan, perjalanan berlanjut. Kereta melaju melintasi daerah Tlogo terus ke utara. Cukup jauh juga rutenya. Lalu menuju Mranggi, Penggulon, dan sekitarnya untuk menurunkan penumpang. Kereta kelinci ini masuk-masuk ke dalam kampung-kampung, banyak diantaranya sudah lama tak Saya lewati (malah ada yang belum pernah). Kami kebagian terakhir diturunkan, dengan posisi gantian Eya yang tertidur lelap dan si Eura sudah bangun. 

Ternyata seru juga ya, wisata keliling dengan kereta kelinci, murah meriah. Kami bertiga bayar Rp 7.000 saja. Kalo hanya berdua (orang tua dan anak), hanya bayar Rp 4.000.  Ibu dan anak senang 

(*Ngga sempat ambil foto-foto karena memangku si babyulala)

  •  
Riyuni Asih Riyuni Asih Author

4 comments :

Instagram @riyuniasih

Riyuni's Facebook

Popular Posts

Translate

Total Pageviews

NetworkBlogs